Minggu, 12 Januari 2014

DENUDASI(PELAPUKAN DAN EROSI)

Pelapukan
Lepasnya elemen-elemen penyusun batuan dan mineral pada permukaan tanah akibat proses disintegrasi fisika maupun dekomposisi kimia menjadi lebih stabil.
Sisi positif pelapukan
Terbentuknya tanah untuk tumbuhan dapat hidup,
Pelepasan nutrisi di laut yang penting bagi pertumbuhan alga laut, yang penting bagi fotosintesis yang memproduksi oksigen
Produksi mineral yang diperlukan bagi kehidupan, seperti bijih aluminium,  besi dan uranium, lempung dan pasir dll
Pelapukan merupakan tingkatan awal dari proses gradasi (gradasion) yang merupakan proses keseimbangan antara erosi dan pengendapan (deposition) yang membentuk lereng mencapai kesetimbangan (equilibrium).
Proses pelapukan
Dua jenis pelapukan utama yang terjadi
  Pelapukan mekanis, dimana batuan dan mineral berubah menjadi bentuk yang lebih kecil tanpa perubahan komposisi
  Pelapukan kimia, yang merubah komposisi batuan asal melalui reaksi kimia yang mendasar
Pelapukan Mekanis
Frost Wedging
  Air masuk melalui rekahan batuan, dan mengembang ketika berubah menjadi es. Mengembangnya air ini menyebabkan retaknya batuan (rekahan menjadi membesar) 
Salt Cristallization
  Air masuk dalam pori, ketika menguap meninggalkan garam. Semakin lama, kristal garam akan membesar dan melepaskan ikatan batuan
Sheeting, Exfoliation dan Spheroidal Weathering
Erosi dan perpindahan tanah menyebabkan lapisan batuan dibawahnya akan kehilangan tekanan. Hilangnya tekanan ini dapat menyebabkan Sheeting, rekahan pararel pada permukaan batuan, Exfoliation adalah rekahan halus berbentuk lapisan-lapisan konsentris maupun Spheroidal Weathering bentuk seperti mengulit bawang
Pengaruh tumbuhan dan binatang
Akar menyebabkan rekahan membesar, binatang kecil membuat lubang, bakteri dan jamur memproduksi asam yang penting bagi pelapukan kimia. Manusia mempercepat pelapukan melalui penggalian dan penghilangan lapisan penutup
Pelapukan Kimia
  Direct Solution
  Reaksi dimana mineral dan batuan berubah secara kimiawi dan terlarutkan. Dalam air murni, Reaksi ini dapat diamati secara langsung rekasinya terhadap molekul air.
  NaCl  -----> Na+ + CL-
  Halite
  Reaksi baik jika ikatan antar ion relatif lebih lemah dibandingkan dengan gaya tarik air
  Hidrolisis
  Reaksi antara mineral dengan air
  CO2 + H2O ---> H2CO3 -----> H+ + HCO3-
  Merupakan reaksi pelapukan yang penting terhadap mineral silikat ( 90 % komposisi bumi)
  Contoh :
  Hidrolisis dari potassium feldspar
  KAlSi3O8 + 2 (H+ + 2 HCO3- ) + H2O -- > Al2Si2O5(OH)4 + (2K+ + 2HCO3- +
  4SiO2)
  Potasium feldspar   ion karbonat  Air           Limonit (lempung residu)    Larutan
  Oksidasi
  - Reaksi kimia yang terjadi ketika elemen berkombinasi dengan oksigen.
  - Merupakan reaksi kimia yang paling umum pada pelapukan kimia.
  - Biasanya ditunjukan dari perubahan warna pada daerah yang lapuk
    Besi berkombinasi dengan oksigen ---- > Hematite (berwarna merah) , 
           atau dengan air akan membentuk mineral limonite berwarna kuning
  - Pada lingkungan kurang oksigen, besi + S akan menjadi pyrite

  
EROSI
Proses penghancuran dan pengangkutan tanah ke tempat lain oleh media alami.
Berdasarkan bentuknya, erosi dapat dibedakan menjadi :
1.Erosi Percik (Splash erosion)
2.Erosi Lembar (Sheet Erosion)
3.Erosi Alur (Riil Erosion)
4.Erosi Parit (Gully Erosion)
5.Erosi Tebing Sungai (Stream Bank erosion)
1. Erosi Percik

Disebabkan oleh tenaga kinetis jatuhnya butiran hujan kepermukaan. Dapat memperkecil daya infiltrasi air akibat rusaknya pori tanah, sehingga memperbesar aliran permukaan
2. Erosi lembar
Pengangkutan lapisan tanah yang merata tebalnya. Disebabkan oleh jatuhnya butiran tanah dan aliran permukaan
3. Erosi Alur
 - Terjadi pada tempat yang tidak rata
 - Terkonsentrasi dan mengalir pada tempat rendah
4. Erosi Parit
  - sama dengan erosi alur tetapi saluran yang terbentuk lebih dalam.
  - Bisa berbentuk V atau U tergantung kemudahan lapisan tererosi
5.Erosi Tebing Sungai
Erosi yang terjadi akibat pengikisan lateral pada tebing sungai oleh aliran sungai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar